Pemantauan tumbuh kembang untuk posyandu
Setiap timbangan di posyandu jadi langkah nyata di rumah.
Kader mencatat berat dan tinggi anak, Nurtura menghitung status gizinya dengan standar WHO, bidan menerima peringatan lebih awal, dan orang tua tahu apa yang perlu dilakukan.
- Standar WHO 2006 untuk anak 0–60 bulan
- Permenkes No. 2/2020 untuk kategori
Budi Santoso
Laki-laki · 14 bulan
Posyandu Mawar ·
Ditimbang 18 Okt 2026
- BB/U
Berat badan normal
Berat badan sangat kurang · di bawah −3 SDBerat badan kurang · −3 s.d. −2 SDBerat badan normal · −2 s.d. +1 SDRisiko berat badan lebih · di atas +1 SDPosisi anak · z −1,56- −1,56
- PB/U
Pendek
Sangat pendek · di bawah −3 SDPendek · −3 s.d. −2 SDNormal · −2 s.d. +3 SDTinggi · di atas +3 SDPosisi anak · z −2,44- −2,44
- BB/PB
Gizi baik (normal)
Gizi buruk · di bawah −3 SDGizi kurang · −3 s.d. −2 SDGizi baik (normal) · −2 s.d. +1 SDBerisiko gizi lebih · +1 s.d. +2 SDGizi lebih · +2 s.d. +3 SDObesitas · di atas +3 SDPosisi anak · z −0,52- −0,52
Berat badan menurut umur (kg)
- Budi
- Rata-rata anak sehat (median)
- Rentang normal (−2 s.d. +2 SD)
- Batas berat kurang (−2 SD)
- Batas berat sangat kurang (−3 SD)
- Penimbangan terakhir (ada peringatan)
Berat tidak naik 2 bulan berturut-turut
Peringatan dikirim ke bidan Puskesmas Sukamaju untuk kunjungan rumah.
Data tumbuh kembang anak sering berhenti di buku catatan.
Posyandu adalah garda terdepan pencegahan stunting, tapi alur datanya masih terputus di tiga titik.
- 01
Dicatat di kertas
Berat dan tinggi anak ditulis di buku KMS dan register posyandu. Penurunan yang pelan baru terlihat setelah berbulan-bulan.
- 02
Terlambat sampai ke bidan
Rekap dikirim ke puskesmas sebulan sekali, sering terlambat, dan formatnya berbeda di tiap posyandu.
- 03
Orang tua pulang tanpa arahan
Ibu tahu anaknya “kurang”, tapi tidak tahu menu apa yang cocok untuk umur anak, bahan di rumah, dan uang yang ada.
Satu pengukuran, empat pihak bergerak
Data yang dicatat kader di posyandu langsung sampai ke bidan dan orang tua, tanpa menunggu rekap akhir bulan.
- 1
Kader
Timbang dan ukur
Masukkan berat dan panjang badan lewat HP. Sistem mengingatkan bila angkanya tidak masuk akal.
- 2
Nurtura
Hitung status gizi
Z-score BB/U, TB/U, dan BB/TB dihitung dari tabel resmi WHO, lalu dikategorikan sesuai Permenkes.
- 3
Bidan
Tindak lanjuti lebih awal
Anak yang pertumbuhannya melambat muncul di dasbor puskesmas sebelum masuk kategori stunting.
- 4
Orang tua
Tahu harus berbuat apa
Grafik anak dengan bahasa sederhana, asisten gizi bersumber Buku KIA, dan menu MPASI dari bahan di rumah.
Coba hitung status gizi anak
Perhitungan ini sama dengan yang dipakai kader di Nurtura: z-score dari tabel resmi WHO, dengan koreksi cara ukur dan kategori Permenkes No. 2 Tahun 2020.
Umur saat diukur 14,0 bulan
Berat badan menurut umur (BB/U)
−1,56 SD
Berat badan normal
Berat badan sangat kurang · di bawah −3 SDBerat badan kurang · −3 s.d. −2 SDBerat badan normal · −2 s.d. +1 SDRisiko berat badan lebih · di atas +1 SDPosisi anak · z −1,56Berat badan anak sesuai dengan anak seusianya. Tetap timbang setiap bulan.
Panjang/tinggi badan menurut umur (PB/U · TB/U)
−2,44 SD
Pendek
Sangat pendek · di bawah −3 SDPendek · −3 s.d. −2 SDNormal · −2 s.d. +3 SDTinggi · di atas +3 SDPosisi anak · z −2,44Tinggi badan anak di bawah standar seusianya, tanda risiko stunting. Konsultasikan dengan bidan atau puskesmas terdekat.
Berat badan menurut panjang/tinggi (BB/PB · BB/TB)
−0,52 SD
Gizi baik (normal)
Gizi buruk · di bawah −3 SDGizi kurang · −3 s.d. −2 SDGizi baik (normal) · −2 s.d. +1 SDBerisiko gizi lebih · +1 s.d. +2 SDGizi lebih · +2 s.d. +3 SDObesitas · di atas +3 SDPosisi anak · z −0,52Berat badan anak seimbang dengan tinggi badannya.
Hasil ini adalah skrining, bukan diagnosis. Keputusan klinis tetap pada bidan atau dokter.
Dibuat untuk tiga peran yang saling terhubung
Kader posyandu
Pencatatan yang cepat dan tidak membingungkan, walau sinyal sedang lemah.
- Input satu anak dalam hitungan detik
- Peringatan bila data tidak wajar
- Daftar anak yang perlu dikunjungi
Orang tua
Memahami kondisi anak tanpa istilah medis yang membingungkan.
- Grafik pertumbuhan anak sendiri
- Asisten gizi bersumber Buku KIA
- Menu MPASI dari bahan yang ada di rumah
Bidan & puskesmas
Melihat seluruh posyandu binaan tanpa menunggu rekap kertas.
- Rekap semua posyandu dalam satu dasbor
- Daftar anak berisiko yang bisa diurutkan
- Catatan tindak lanjut tiap peringatan
Data anak bukan untuk dibagikan.
Data kesehatan anak termasuk data pribadi spesifik menurut UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. Karena itu batasannya kami pasang sejak awal, bukan belakangan.
- Hanya yang berhak bisa melihat
- Kader hanya melihat anak di posyandunya, bidan hanya wilayahnya, orang tua hanya anaknya sendiri. Aturan ini dijaga langsung di database.
- Dengan persetujuan orang tua
- Data anak baru disimpan setelah orang tua setuju. Orang tua bisa mengunduh data anaknya atau meminta penghapusan.
- AI tanpa identitas
- Asisten gizi hanya menerima umur, jenis kelamin, dan status gizi. Nama, NIK, dan alamat tidak pernah dikirim.
- Tercatat dan bisa diaudit
- Setiap akses ke data anak dicatat, sehingga penyalahgunaan bisa ditelusuri.